Kamis, Januari 20, 2022

Gelar Aksi di Mabes Polri, PP Jamindo Minta Bareskrim Segera Proses dan Tindak Pimpinan PT. GMS

Jakarta,tuntas.id – Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Pengurus Pusat Jaringan Advokasi Masyarakat Indonesia (PP Jamindo) melakukan aksi demostrasi di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) pada senin(01/11/21).

Muh Gilang Anugrah (MGA) Selaku Presidium PP Jamindo Sekaligus Jendral Lapangan menjelaskan bahwa perusahaan tersebut telah melakukan pencemaran lingkungan laut pesisir dan diduga juga telah melakukan aktivitas bongkar muat tanpa adanya Izin yang lengkap.

“Perusahaan tersebut telah terbukti melakukan pencemaran lingkungan laut laonti tetapi hanya mendapatkan surat pemberhentian sementara oleh Kementerian ESDM, dan kemudian kamipun juga menduga perusahaan tersebut telah melakukan pengangkutan ore nikel secara intens tanpa adanya Izin terminal khusus”tegasnya pada awak media.

Ketgam : Muh Gilang Anugrah (MGA) Presidium PP Jamindo

Pada tuntutannya Massa aksi meminta agar Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) segera memproses pimpinan perusahaan atas kasus pencemaran lingkungan laut laonti di wilayah pesisir atas tumpahan ore nikel oleh pihak perusahaan PT. Gerbang Multi Sejahtera (PT.GMS), kemudian pihaknya juga menduga bahwa perusahaan telah melakukan aktivitas pengangkutan ore nikel tanpa adanya izin terminal khusus.

Ketua Karateker HMI Cabang Persiapan Konsel ini juga menjelaskan bahwa “Bukan hanya pencemaran lingkungan laut saja, tetapi perusahaan tersebut kami duga telah melakukan pengangkutan ore nikel dan penggunaan jety tanpa adanya izin terminal khusus, bahkan setelah surat pemberhentian sementara oleh Kementerian ESDM, perusahaan tersebut diduga masih melakukan aktivitas pengangkutan dan penggunaan jety secara intens”tuturnya

“Olehnya itu kami melakukan aksi demostrasi ini kemudian meminta bareskrim polri agar segera memproses dan menindak pimpinan perusahaan PT. Gerbang Multi Sejahtera terkait dugaan tersebut”tutup mga.senin(01/11/21)

Laporan : Tim red.

Editor     : AM

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles